Kumpulan Artikel

Umum, BeritaJanuary 12, 2010 4:01 pm

Sesungguhnya keajaiban manusia di akhir zaman ini sangat banyak dan nyata sekali. Terkadang kita kurang jeli memperhatikannya sehingga terlihat dunia ini berjalan baik-baik saja. Namun, bila kita cermati dengan baik, kita akan menemukan segudang keajaiban dan keanehan dalam kehidupan manusia akhir zaman dan hampir dalam semua lini kehidupan. Keajaiban yang kita maksudkan di sini bukan terkait dengan persitiwa alam seperti gempa bumi, tsunami dan sebagainya, atau kejadian yang aneh-aneh lainnya, melainkan pola fikir manusia yang paradoks yang berkembang biak di akhir zaman ini.

Berikut ini adalah sebagian kecil dari berfikir paradoks yang berkembang akhir-akhir ini dalam masyarakat luas. Lebih ajaib lagi, berfikir paradoks tersebut malah dimiliki pula oleh sebagian umat Islam dan para tokoh mereka. Di antaranya :

Bila seorang pengusaha atau pejabat tinggi melakukan korupsi milyaran dan bahkan triliunan rupiah, maka aparat penegak hukum dengan mudah mengatakan tidak ada bukti untuk menahan dan mengadilinya…....Selengkapnya

Umum 3:57 pm

Gerakan internasional anti-globalisasi merencanakan akan menggelar aksi solidaritas, 27 Desember 2009, yang akan mengambil start dari Cairo dan berkahir di kota Gaza. Aksi ini akan diikuti oleh mantan Presiden AS Jimmy Carter dan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela.

Gerakan anti-globalisasi ini juga akan menyerukan perlawanan terhadap hegemoni Zionisme dan AS, dan menyerukan tema ‘Kemerdekaan’, dan aksi demo ini juga mengangkat slogan ’ Gaza dan Kesadaran Dunia’.

Rencananya aksi akan diikuti 150 organisasi internasional dan hak-hak asasi manusia, dan akan menyuarakan penderitaan yang dialami rakyat Gaza yang masih dalam embargo dan pengepungan Zionis Israel.

Gerakan ini juga melibatkan sejumlah bintang Holywood, dan tokoh-tokoh internasional, anggota parlemen dan berbagai negara akan ikut hadir. Ini merupakan aksi yang terbesar dalam sejarah, yang berhasil digalang oleh masyarakat internasional.

Aksi demonstrasi damai, rali, dan para aktivis juga akan mengorganisir aksi Idi Eropa dan Utara, Selatan Amerika, mempengeringati mula agresi Israel terhadap jalur Gaza, ucap seorang yang menjadi penggagas aksi.

Sumber: http://www.eramuslim.com/berita/palestina/gerakan-anti-globalisasi-akan-berlangsung-di-gaza.htm

Umum, REFLEKSI, ISLAM, BeritaJanuary 10, 2010 12:36 pm

Statemen Dr. Mohammad Al-Hindi pimpinan politik Jihad Islami di Jalur Gaza yang dilansir oleh kantor berita Shafa membangkitkan perhatian saya bahwa gerakan jihad ini akan menjadi bagian dari realita politik praktis di Palestina.

Pembicaraan Dr. Al-Hindi menurut sudut pandang saya adalah sikap politik yang mengalami kemajuan dari gerakan Jihad Islami, yakni gerakan yang memetakan strategi perlawanan sebagai langkah perjuangannya dimana sebelumnya menilai bahwa berpartisipasi dalam kehidupan politik bukan bidang khusus gerakan perlawanan. Namun hari ini, sikap baru dalam mempersepsikan politik telah menemukan orientasinya yang benar. Kami meyakini bahwa orientasi ini adalah prioritas pertama gerakan perlawanan dalam perencanaannya di tengah aksi pemusnahan yang dilakukan Israel.

Buktinya, partisipasi politik Hamas dalam realitas politiknya melalui partisipasi Pemilu Legislatif. Keterlibatan Hamas ini didasarkan kepada kerja menjaga perlawanan. Dimana Hamas sadar di sana ada rencana Abu Mazen dan Israel serta kekuatan adidaya dunia, terutama Amerika Serikat bahkan poros moderat Arab yang bertujuan menghabisi urat nadi perlawanan di Palestina. Hamas sadar bahwa muara rencana jahat itu adalah menghabisi eksistensi Palestina itu sendiri dan itu tidak akan berhasil kecuali dengan ‘mendinginkan’ kawasan Timteng melalui aksi menghabisi perlawanan. Karenanya, Hamas memilih partisipasi proses politik dalam rangka menjaga proyek perlawanan. Kami yakin bahwa partisipasi itu berhasil dalam skala besar dalam menjaga proyek perlawanan dan berhasil menghentikan gagasan kudeta atas hasil pemilu Palestina tahun 2006. Sebab kemenangan Hamas secara mayoritas telah menggagalkan proyek kudeta itu yang justru mengantarkan peristiwa Juni 2007 dimana Hamas menerapkan darurat keamanan di Jalur Gaza.

Hari ini, orientasi baru dari gerakan Jihad Islami memberikan efek positif yang sangat besar. Di antaranya; kekuatan perlawanan sudah sangat dekat dengan proyek politik penjaga perlawanan yang berangkat dari titik tolak kepentingan dan prinsip dasar rakyat Palestina, tidak perlu mengaitkan realitas politik dengan kesepakatan Oslo. Gagasan bahwa realitas politik sekarang ini adalah hasil dari kesepakatan Oslo, bisa jadi benar. Namun rakyat Palestina membuktikan bahwa Oslo justru menimbulkan banyak penderitaan bagi rakyat Palestina. Sehingga harus ada kerja membebaskan rakyat Palestina dari tragedi Oslo. Partisipasi politik dari kelompok jihad dan perlawanan ini semacam resep untuk membebaskan racun ular agar bisa disembuhkan.

Jika benar pemahaman penulis terhadap statemen Dr. Al-Hindi, maka penulis menilai bahwa gerakan Jihad Islami sebagaimana sudah matang dalam perlawanan maka ia kini sudah matang dalam pentas politik dan partisipasinya dalam kehidupan politik atau realitas politik Palestina yang bisa mendukung jalan perlawanan dan memeliharanya. Jihad Islami akan menjadi duta baru kekuatan perlawanan dalam partisipasi politik. Jika upaya-upaya Palestina bergabung dan saling dukung maka ia akan berhasil menghadapi pengusung proyek menghabisi eksistensi Palestina.

Dunia yang lalim sekarang ini memiliki sejumlah sistem politik tertentu. Memasuki sistem itu dengan tujuan membongkar kedok sistem itu tidak akan merugikan prinsip dan undang-undang dasar. Bahkan bisa menguatkannya. Bisa jadi akan menjadi alat kuat agar dunia internasional memahami sistem itu secara benar. Mungkin di tahap-tahap awal akan sulit. Namun ia bisa jadi bola salju yang akan semakin besar.

Penulis berharap sikap gerakan Jihad Islami menjadi sikap kolektif dan representasi dari mayoritas gerakan dimanapun mereka berada, menjadi sikap yang menjadi studi ilmiah politik dan integral dari segala dimensi. Sebab itu akan semakin memperdalam pemahaman Islam yang utuh; dalam bidang politik, perlawanan, urusan kehidupan. Kerja islami adalah kerja utuh dan tidak menunggu tuntasnya suatu bidang untuk memasuki bidang lain. Kerja harus mencakup seluruh bidang kehidupan tanpa mementingkan sesuatu dan mengorbankan lainnya.

Jihad Islami mungkin akan mendengar statemen menyakitkan dan tudingan batil soal prinsip dasar, mungkin akan dituding mengkudeta prinsip itu, dari pihak-pihak yang tidak ingin ada pelurusan sikap dalam memperjuangkan proyek pembebasan Palestina. Mungkin mereka yang mengkritik bisa jadi dari simpatisan kental Jihad Islami yang menilai bahwa tidak berpartisipasi dalam politik akan lebih baik.

Namun jika pemahaman penulis tidak sesuai dengan sikap Jihad Islami, penulis tetap berharap mereka masih mau mempelajari secara serius sikapnya dalam partisipasi politik menuju pemahaman yang bisa mendukung partsipasi dalam kehidupan politik demi menjaga proyek perlawanan.

Sumber: http://infopalestina.com/

Umum, BeritaJanuary 1, 2010 5:41 pm

WASHINGTON—The Council on American-Islamic Relations (CAIR), Rabu (23/12), mengimbau Presiden AS, Barack Obama, untuk memberikan perhatian serius adanya peningkatan gerakan anti-Islam yang cukup mengkhawatirkan di negara itu.

Dalam sebuah suratnya kepada Obama, CAIR mengutip insiden yang terjadi di Florida di mana sebuah salib dengan pesan "bangsa Kristen, komunitas Kristen" ditanam di sebuah lokasi yang direncanakan akan dibangun masjid. CAIR juga menyebutkan adanya layar Natal anti-Islam yang didirikan oleh sebuah gereja lokal.

Insiden anti-Islam lainnya yang dikutip oleh kelompok advokasi Muslim yang berbasis di Washington itu adalah:

• Brosur anti-Islam yang dibagikan di tempat parkir sebuah sekolah Islam di negara bagian Washington.
• Selebaran penuh kebencian diposting di sebuah komunitas Somalia Minnesota.
• Serangan terhadap pemuda Sikh di Texas yang sebenarnya ditujukan bagi seorang Muslim.
• Lukisan "Go Home Sand N ** ger" pada sebuah truk Muslim Idaho
• Pelecehan terhadap wanita Muslim nasabah bank di Illinois karena memakai jilbab.
• Serangan terhadap Muslim lainya di Illinois pasca penembakan Fort Hood.
• Kampanye negatif anggota DPR AS dari sayap kanan untuk menyelidiki praktik Muslim di Capitol Hill sebagai "mata-mata".
• Sherif Colorado yang menyebut Marinir AS "agen perjalanan kepada Allah"
• Pengerusakan Alquran di sebuah masjid di Michigan.
• Serentetan insiden vandalisme di masjid nasional.
• Pernyataan anti-Islam oleh Franklin Graham penginjil Kristen.
• Penggunaan retorika anti-Islam dalam platform kandidat sebuah kongres Minnesota.

Jajak pendapat baru-baru ini juga menunjukkan bahwa dua pertiga dari pendeta Protestan menganggap Islam "agama berbahaya."

"Presiden Obama berada dalam posisi terbaik untuk mengatasi tingkat kebencian dan anti-Islam yang tealah mengkhawatirkan dalam bangsa kita dan untuk mengajak semua pemimpin agama dan politik untuk mendukung toleransi dan saling menghormati," kata Direktur Eksekutif Nasional CAIR, Nihad Awad.

Bahkan, Awad menambahkan, Obama juga telah menjadi target kelompok anti-Muslim meskipun faktanya ia adalah Kristen. Sebuah dealer mobil Colorado baru-baru ini memasang billboard yang menggambarkan presiden sedang mengenakan sorban militan.

CAIR, Selasa (22/12) lalu, juga telah meluncurkan iklan besar-besaran di kawasan terkenal kota New York – Times Square sebagai upaya untuk menyampaikan kepada jutaan orang Amerika tentang potret Islam yang "adil" dan "akurat".

Iklan layanan publik yang bertema, "Saya Muslim, saya Amerika," ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa umat Islam adalah bagian yang berharga dari masyarakat Amerika.

Iklan dimulai dengan pernyataan "Membangun Komunitas, layani Negara" dan menampilkan fitur-fitur Muslim Amerika dari semua lapisan masyarakat, termasuk polisi sersan, seorang anak kecil dari League all-star, seorang aktivis hak asasi manusia, seorang calon doktor dan seorang pengacara.

Kampanye akan berjalan dari 22 Desember – 16 Januari, dan bahkan akan ditampilkan pada Malam Tahun Baru, setidaknya satu juta orang diharapkan akan memenuhi Times Square untuk perayaan tahun baru.

Dengan pesan sederhana "bahwa Muslim Amerika adalah bagian penting dari masyarakat kita", sehingga masyarakat AS mempunyai kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang mereka.

Iklan itu juga akan muncul di CBS Super Screen, yang merupakan layar full motion sebesar 26-kaki dan setinggi 20-kaki yang disebut "JumboTron," dan akan mengudara 18 kali sehari.

"Kami berharap bahwa jutaan orang dari seluruh bangsa dan dunia yang melihat pengumuman layanan publik ini dan ketika mereka kembali ke rumah akan meningkatkan pemahaman mereka tentang Islam dan komunitas Muslim Amerika," kata Awad.

sumber: http://m.republika.co.id/artikel.php?id=97957&menu=breaking_news

UmumDecember 27, 2009 12:41 pm

Israel berani menyerang masjid Yasof dan membakarnya pada Jumat 11 Desember 2009. Ekstrimis Yahudi kembali menggelar aksi terorisme sistematis terhadap tempat-tempat suci di Palestina. Lebih dari itu mereka mengubah konflik menjadi konflik agama. Setelah membakarnya, di tembok masjid Yasof itu ditulis “Siaplah membayar harga berikutnya”. 

Di hari berikutnya, rabi yahudi Aovadia Yosev – rujukan agama terdepan mereka – memberikan legalitas tindakan terorisme terhadap tempat suci, menghina Islam dan kaum muslimin. Rabi yahudi itu mengatakan, “Kaum muslimin bodoh dan agama Islam bodoh seperti mereka” (Maarev, 14 Desember 2009). Statemen itu yang mendorong mereka menyerang masjid lainnya, Ajami di Yava. Ini bukan pertama kalinya rabi Yosev menghina Islam dan kaum muslimin.

Jadi kita sekarang ini dihadapkan dengan tindakan terorisme ideologi yang dibawah oleh para rabi-rabi yahudi yang anti Palestina, Islam, tempat suci. Mereka tak segan menghalalkan pembakaran, pencurian, penghancuran dan bumi hangus.

Contoh dan kejadian serupa sangat banyak tak terbatas. Harian Israel Maarev melansir fatwa rabi Salomo Ritskin, ketua lembaga agama militer di permukiman Kaarne Shamron yang disebarkan kepada murid-muridnya dari kalangan militer Israel “bolehnya mencuri hasil panen minyak zaitun dari warga Palestina dan meracuni sumur-sumur air mereka”.

Rabi militer Evi Ronskani juga mengatakan, “Pasukan Israel yang kasihan kepada musuh pada saat perang, maka mereka dilaknat” (Haaretz, 15 September 2009).

Fatwa bolehnya membunuh semua tahanan Palestina jika serdadu Shalit tidak bebas. Ini dikeluarkan oleh perkumpulan rabi Senhandren, dewan pengadilan yahudi tertinggi urusan agama, politik dan hukum. Salah satu fatwanya dilansir oleh harian Aharonot (12/12/2009) “Tuhan mengharamkan Holocoust lagi terhadap yahudi. Masalah Shalit harus ditutup meski harus mengorbankan nyawanya. Caranya adalah menghabisi nyawa “para pembunuh” (tahanan Palestina) yang ada di penjara kita”.

Logika teroris Israel yang berada di balik semua aksi permusuhan terhadap tempat suci terbongkar belakangan. Ketika itu, Jenderal rabi Shalomo Garon, rabi besar di militer Israel pada saat menjajah Al-Quds tahun 1967 mengatakan, “Kita harus bekerja menghilangkan masjid Kubah Shakhrah dan masjid Al-Aqsha sekali lagi dan selamanya”.

Tidak hanya Shalomo, tapi rab-rabi Yahudi dan tokoh agama mereka memiliki pemikiran dan keyakinan yang sama.

“Ada ramalan seorang rabi Jaaon Vilna abad 18. Ia menentukan janji awal pembangunan kuil III pada 16 Maret 2010”. (Haaretz)

Laporan Haaretz di atas bersamaan dengan upaya Yahudi menyerang secara simultan ke masjid Al-Aqsha dan membuat miniatur kuil Solomon, menyerang para jamaah shalat Palestina di depan polisi dan pasukan Israel.

Negara penjajah Israel tidak akan berhenti memanfaatkan politik melalui ramalan-ramalan taurat yang didasarkan kepada manipulasi dan kebohongan. Ini adalah bagian dari strategi zionis untuk bertujuan menciptakan realitas yang dipaksakan.

Salah satu subtansi pemanfaatan politik adalah ketika Israel menggelar agresi terakhirnya di Gaza. Mereka memanfaatkan fatwa rabi-rabi yahudi yang fungsinya sama seperti minyak ditumpahkan ke bara api. Rabi-rabi itupun turut dalam pesawat tempur dan tank-tank serta kapal perang Israel yang meremukkan tubuh-tubuh mungil bocah Palestina. Para rabi itu bahkan mendukung pembunuhan bocah kecil Palestina yang masih dalam susuan dengan alasan sanksi massal bagi musuh.

Jika pemikiran zionisme dalam banyak anasirnya didasarkan kepada warisan agama yahudi, maka warisan agama itu sendiri yang membentuk sikap-sikapnya dalam hubungannya terhadap non yahudi. Sebab yahudi sekular juga memanfaatkan teks-teks agama taurat untuk kepentingan mereka “menciptakan Israel yahudi” dan “membungkam era Arab di Palestina”.

Palestina dan umat Islam membutuhkan kesadaran hakiki dan realitas ini. Mereka harus memiliki prioritas yang berbeda dengan yang ada sekarang untuk “membungkam era Israel yang manipulatif” agar tanah air, hak, sejarah, identitas dan masa depan kembali kepada pemiliknya yang hakiki.

Sumber: http://infopalestina.com/ms/default.aspx?xyz=U6Qq7k%2bcOd87MDI46m9rUxJEpMO%2bi1s70VO4iqeqd6WNfCn%2bJdQyMA4lp0NBm7Jcgl%2fLOTJQfu6KT%2blQXtCzHXRI9QyBMjFrF81n3GFH%2fd8ke5LWqg9OiaSGY94qR1DWnNkIv7NI8NM%3d

Umum 12:40 pm

Hammad Raqb, jubir Hamas di Khan Yunis meminta kepada presiden Mesir, Muhammad Husni Mubarak agar menghentikan pembangunan “tembok maut baja” yang semakin mencekik rakyat Palestina. 

Dalam sambutan penutupan aksi unjuk rasa yang digelar Hamas usai shalat jumat kemarin (25/12) di Gaza di lapangan medan Palestina, Raqb menegaskan, semua upaya mematahkan semangat dan kehendak rakyat Palestina agar bertekuk lutut akan berakhir gagal.

Sebab, tuturnya, bangsa Palestina sejak lama mengalami penderitaan bertubi-tubi akibat penjajahan Israel. Penderitaan itu mencapai puncaknya di Jalur Gaza ketika diblokade selama tiga tahun terakhir di depan mata dunia yang hanya diam. Maka, seharusnya dunia Arab dan Islam bersikap mulia membebaskan bangsa Palestina dari kedlaliman.

“Rakyat Palestina berharap – pada saat peringatan agresi Israel ke Jalur Gaza digelar – kepada Mesir memasukkan semua kebutuhan pokok dan obat-obatan atau bahkan senjata untuk melawan bukan sebaliknya memperketat blokade karena tunduk kepada tekanan Amerika” tegasnya.

Ia menambahkan, tembok baja yang dibangun Mesir bertentangan dengan konvensi internasional dan taktik diplomasi. “Seharusnya pihak keamanan Mesir konsolidasi kekuatan dengan perlawanan di Gaza bukan memperketat blokade rakyat Palestina” tuturnya.

Kepada semua massa, kolumnis, di dunia Arab dan Islam agar bersikap membantu bangsa Palestina dan meringankan penderitaan mereka.

Dalam aksi unjuk rasa ini, massa mengibatkan bendera tauhid, meneriakkan yel-yel “hasbunallah wa nikmal wakil” “Cukup bagi kami Allah dan Dia sebaik-baik penolong”. Mereka meminta agar dunia bersikap serius mendukung bangsa Palestina yang genap setahun memperingati agresi Israel ke Jalur Gaza.

Sumber: http://infopalestina.com/ms/default.aspx?xyz=U6Qq7k%2bcOd87MDI46m9rUxJEpMO%2bi1s7Cfiz0E57DApJXiZMwGikeO%2f%2bFYEgpxpexGs%2bVRRVgrvZMetafIGqbZZWvXYiQZFKSXCSL5577v71MzaHay%2bk2bo%2bHIcLjn56GT17m8%2b8Urk%3d

Umum, ISLAM, inspirasi, BeritaDecember 25, 2009 9:31 am

Pertanyaan:
Saya penasaran dengan cerita teman saya yang mengatakan bahwa sebenarnya pada tanggal 25 desember diperingati untuk menyembah dewa matahari, pada hari itu rakyat yunani kuno melakukan upacara dengan pesta mabuk-mabukan dan melakukan ( maaf ) pesta seks. Untuk membujuk rakyat yunani agar mau memeluk agama kristen, sang raja harus tetap mengizinkan rakyatnya melakukan pesta pada tanggal 25 desember seperti biasanya. singkat cerita dipilihlah tanggal 25 desember menjadi hari natal umat kristen karena alasan tersebut.. Terus terang saya masih belum jelas tentang hal tersebut, karena itu saya mohon penjelasan detailnya. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

Jawaban:
Pertama kali yang ingin saya tekankan jika perayaan 25 Desember itu berasal dari perayaan kaum pagan Roma Kuno (Romana), bukan Yunani (Greek). Jerusalem dan sekitarnya di masa sebelum dan setelah Nabi Isa a.s lahir berada di bawah kekuasaan kerajaan Romawi. Bangsa Romawi ketika itu memeluk agama pagan dengan memuja dewa-dewi yang jumlahnya sangat banyak dan terkenal sangat mengumbar kesenangan ragawi. Mereka menganggap raga yang sempurna, kecantikan lahiriah, sangat penting dan kenikmatan ragawi merupakan kenikmatan yang harus dikejar selama-lamanya. Sebab itu, lelaki Roma sangat gandrung pada olahraga yang bisa membentuk kekuatan fisik, memperbesar otot-otot badannya, dan juga merawat seluruh tubuhnya. Sekarang, kebiasaan lelaki Roma ini diwarisi oleh apa yang disebut sebagai Pria Metroseksual.

Sedangkan perempuan Roma, juga sangat memelihara tubuhnya dan sisi sensualitasnya. Mereka akan sangat bangga jika dikejar-kejar banyak pria. Bahkan bukan rahasia lagi jika perempuan Roma saat itu belomba-lomba untuk dijadikan “piala bergilir” para lelaki Roma. Tanggal 14 Februari selalu ditunggu-tunggu oleh mereka untuk memuaskan hasrat rendahnya dengan menggelar pesta syahwat di seluruh kota. Inilah yang sekarang dirayakan banyak orang sebagai Hari Valentine, yang sesungguhnya berasal dari Hari Perayaan Perzinahan. Keyakinan inti pagan Roma itu berasal dari dua sumber, yakni tradisi Osirian Mesir kuno dan ilmu-ilmu sihir Babylonia. Keduanya bergabung dan sekarang dikenal sebagai Kabbalah. Mereka memiliki hari-hari istimewa yang dirayakan setiap tahun, termasuk tanggal 25 Desember yang dirayakan sebagai Hari Kelahiran anak Dewa Matahari atau Sol Invictus. Sebagian ahli menganggap istilah “Anak Dewa Matahari” itu dinisbatkan pula kepada Namrudz, Raja Babylonia, yang mengejar-ngejar Nabi Ibrahim a.s.

Mereka percaya, anak Dewa Matahari ini lahir di hari Minggu. Sebab itu mereka menamakan hari Mingu sebagai Sun Day, Hari Matahari. Mereka juga beribadat di hari tersebut. Semua ini diadopsi kekristenan sampai sekarang. Hari Natal memiliki arti sebagai Hari Kelahiran. Hanya Gereja Barat yang merayakan Natal pada tanggal 25 Desember, sedangkan Gereja Timur tidak mengakui Natal pada 25 Desember tersebut. Lucunya, di tahun 1994, Paus Yohanes Paulus II sendiri telah mengumumkan kepada umatnya jika Yesus sebenarnya tidak dilahirkan pada 25 Desember. Tanggal itu dipilih karena merupakan perayaan tengah-musim dingin kaum pagan. Saat itu umat Katolik gempar, padahal banyak sejarawan telah menyatakan jika 25 Desember tersebut sebenarnya merupakan tanggal kelahiran banyak dewa pagan seperti Osiris, Attis, Tammuz, Adonis, Dionisius, dan lain-lain.

Kisah yang sesungguhnya tentang hari Natal bisa kita cari di internet, antara lain tulisan yang dibuat oleh Pastor Herbert W. Amstrong, sejarawan Kristen yang menentang banyak hal tentang Natal pada tanggal 25 Desember. Yang banyak orang tidak mengetahui, keseluruhan dasar bangunan kekristenan sekarang ini sesungguhnya dibangun atas kerangka dasar ritus pembaharuan Osirian di Mesir kuno. Beberapa di antaranya adalah:

Pertama, Yesus dianggap anak Allah, ini sama dengan keyakinan kultus Dionisius yang sudah ada berabad sebelum Yesus lahir.
Kedua, Yesus dilahirkan di kandang, ini sama seperti kisah Horus yang lahir di kuil-kandang Dewi Isis.
Ketiga, Yesus mengubah air menjadi anggur dalam perkawinan di Qana, ini sama seperti apa yang dilakukan Dionisius.
Keempat, Yesus membangkitkan orang dari kematian dan menyembuhkan si buta, ini sama seperti Dewa Aesculapius;
Kelima, Yesus diyakini bangkit dari kematian di makam batu, sama seperti Mithra.
Keenam, Yesus mengadakan perjamuan terakhir dengan roti dan anggur di mana sampai sekarang ritual ini masih tetap berjalan di gereja-gereja, padahal ritual roti dan anggur merupakan simbolisasi penting dalam tradisi Osirian, dan juga hampir semua ritual pagan yang memuja Dewa Yang Mati seperti halnya pemuja Dionisius dan Tammuz;
Ketujuh, Yesus menyebut dirinya penggembala yang baik, ini meniru peran Tammuz, yang berabad sebelumnya telah dikenal sebagai Dewa Penggembala;
Kedelapan, Istilah ‘The Christ’ pada awal kekristenan tertulis ‘Christos’, sering tertukar dengan kata lain dalam bahasa Yunani, Chrestos, yang berarti baik hati atau lembut. Sejumlah manuskrip Injil berbahasa Yunani dari masa awal malah menggunakan kata Chrestos di tempat yang seharusnya ditulis dengan Christos. Orang-orang di masa itu sudah lazim mengenal Chrestos sebagai salah satu julukan Isis. Sebuah inskripsi di Delos bertuliskan Chreste Isis.
Kesembilan, dalam Injil Yohanes 12: 24, Yesus mengatakan, “Seandainya biji gandum tidak jatuh ke tanah dan mati, ia tetap satu biji saja, tetapi jika dia mati ia akan menghasilkan banyak buah”. Perumpamaan dan konsep ini jelas berasal dari konsep ritual Osirian;
Kesepuluh, dalam Injil Yohanes 14:2 Yesus mengatakan, “Di rumah bapakku banyak tempat tinggal.” Ini benar-benar berasal dari Osiris dan dicopy-paste dari Book of the Dead, Kitab Orang Mati Mesir Kuno yang dipercaya disimpan di kota kematian, Hamunaptra. Ini baru sebagian contoh.

Simbol Salib yang dipergunakan oleh kekristenan dahulu hingga sekarang (juga Katolik) jelas-jelas merupakan simbol Osirian kuno. Bahkan Kristen Koptik di Mesir mengambil simbol Ankh, salib Osiris dalam bentuk asli, sebagai simbol gerakannya. Masih banyak lagi kesamaan konsep kekristenan dengan agama-agama pagan Mesir Kuno, seperti dalam kebangkitan Yesus dari kematiannya, sosok Maria Magdalena dan perannya bersama Yesus, ritus pembaptisan oleh Yohanes, dan sebagainya. Nah, sekarang merupakan fakta jika dunia kekristenan telah menghegemoni kebudayaan dunia, termasuk di Indonesia, diakui atau tidak. Sesungguhnya, yang menghegemoni dunia saat ini adalah kebudayaan yang berangkat dari keyakinan Kabbalah.

sumber:
http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/rahasia-dibalik-hari-natal.htm

Umum, BeritaDecember 23, 2009 10:02 pm

JAKARTA—KPK kemungkinan akan memeriksa sejumlah orang yang namanya disebut-sebut dalam rekaman rekayasa penetapan tersangka pimpinan KPK yang diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

"Sepanjang diperlukan akan dipanggil (nama-nama yang disebut-sebut dalam rekaman Anggodo). Nanti yang akan mendalami penyidik," kata Ketua KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, seusai menghadiri acara pelantikan Wakil Jaksa Agung (Waja) yang baru, Darmono, di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Rabu.

Sebelumnya, Anggodo Widjoyo sudah dicekal (cegah tangkal) oleh Imigrasi terkait dengan permintaan KPK, terhitung sejak 30 November 2009. Nama Anggodo Widjoyo mencuat setelah diperdengarkannya rekaman rekayasa penetapan tersangka pimpinan KPK, Chandra M Hamzah dan Bibit S Rianto.

Rekaman tersebut menyebut-nyebut nama sejumlah pejabat, seperti Wisnu Subroto (mantan Jamintel Kejagung) dan Abdul Hakim Ritonga—saat itu menjabat sebagai Wakil Jaksa Agung—.

Kasus itu semula ditangani oleh Mabes Polri, namun diserahkan ke KPK untuk menangani kasus saudara kandung tersangka kasus Proyek Sistem Radio Komunikasi Terpadu (SKRT) yang saat ini buron, Anggoro Widjoyo.

Dikatakannya, KPK mempelajari kasus Anggodo Widjoyo itu berdasarkan surat Kapolri yang menyerahkan kasus tersebut kepada KPK. Ia menyebutkan penanganan kasus itu tentunya soal adanya tindak pidana korupsi.

"Kalau bukan tindak pidana korupsi, (KPK) tidak ada kemungkinan menangani kasus tindak pidana umum, umpamanya permufakatan jahat untuk melakukan penyuapan," katanya.

Sumber: http://m.republika.co.id/artikel.php?id=97917&menu=breaking_news

Umum, Berita 10:01 pm

JAKARTA—PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) mulai hari ini secara resmi mengumumkan perubahan penggunaan nama perseroan dari PT. Excelcomindo Pratama Tbk menjadi PT XL Axiata Tbk. 

Perubahan penggunaan nama perseroan ini merupakan kelanjutan dari hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 16 Nopember 2009 lalu. Perubahan nama perseroan juga telah mendapatkan persetujuan pemerintah, berdasarkan Surat Departeen Hukum dn Hak Asasi Manusia nomor AHU-62353.AH.01.02.Tahun 2009 tertanggal 22 Desember 2009 .

Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, menyatakan bahwa, penggunaan secara resmi nama baru perseroan ini, menjadi tonggak semakin erat dan meningkatnya sinergi yang dilakukan oleh XL sebagai bagian dari Axiata Group Berhad untuk menjadi operator selular terdepan di kawasan regional khususnya di Indonesia". Perubahan nama perseroan, kata Hasnul, tidak mengubah dan mempengaruhi brand/merk XL yang sudah dikenal luas oleh masyarakat.

Nama baru diharapkan akan semakin mendorong XL untuk lebih ekpansif memperluas basis pelanggan serta memberikan kualitas layanan seluler yang lebih baik dan semakin luas di seluruh wilayah Indonesia. Dengan didukung oleh 9 (sembilan) operator lainnya di Asia yang tergabung dalam Axiata Group Berhad, kini XL lebih siap memasuki medan persaingan bisnis telekomunikasi antar operator yang semakin ketat.

Sumber: http://m.republika.co.id/artikel.php?id=97882&menu=breaking_news

Umum, REFLEKSI, WACANADecember 21, 2009 6:39 am

BOGOR—Indonesia miskin contoh keteladanan pemimpin sehingga kondisi bangsa Indonesia tetap terpuruk dan keadaan ini akan terus berlangsung sepanjang tidak ada keinginan untuk memperbaiki tradisi buruk apapun juga.

Ustadz Subki al-bogory saat memandu program siaran "Damai Indonesiaku" yang disiarkan secara langsung oleh sebuah stasiun TV di Pesantren Darul Muttaqien, Bogor, Minggu, menyatakan, bangsa Indonesia miskin contoh pemimpin yang memiliki teladan bagi rakyat.

Pada kegiatan yang dipusatkan di aula masjid putri Pesantren Darul Muttaqien tersebut, mengetengahkan tema internalisasi makna hijrah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Subki tahun baru 1 Muharram 1431 Hijriyyah harus dijadikan sebagai momentum yang tepat untuk melakukan perbaikan kehidupan umat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya.

"Semangat yang terkandung dalam ajaran hijrah perlu dipahami dan dikembangkan dalam kehidupan. Hijrah harus dipahami sebagai upaya meninggalkan tradisi buruk dengan melakukan perbaikan," kata dia.

Dia menambahkan, hijrah juga dapat diartikan sebagai tekad melakukan aktivitas yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat luas, meningkatkan ketaatan serta mewujudkan kesalehan sosial dalam kehidupan.

"Rasul telah mengajarkan umat Islam untuk hijrah guna meningkatkan kualitas dalam melakukan dakwah islamiyah," tegas dia.

Dia menambahkan, "Hijrah dilakukan Rasul bukan atas dasar takut terhadap musuh, namun sebagai upaya dan strategi melakukan perubahan yang lebih besar dalam kehidupan."

Sumber: http://m.republika.co.id/artikel.php?id=97085&menu=breaking_news

Umum, WACANA, Berita 6:38 am

GAZA—Dr. Yusuf Rezqa, penasihat politik Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah, meminta negara-negara Arab, Liga Dunia Islam serta organisasi-organisasi HAM dan kemanusiaan, agar mengaktifkan kasus pencurian organ tubuh para syuhada Palestina oleh penjajah Israel di PBB dan menghentikan kebrutalan Zionis ini.

Hal tersebut disampaikan Rezqa dalam pernyataan pers yang dilansir media pada Ahad (20/12). Dia mengatakan, "Ini adalah kejahatan keji dan dilarang, yang harus dipertanggung jawabkan sesuai dengan hukum internasional."

Dia menyatakan bahwa lembaga-lembaga internasional dan Palang Merah Internasional bertanggung jawab atas kasus ini. Kerena sebagai pihak yang mengawaasi kinerja Zionis. Dia menambahkan, ketika masalah itu berkaitan dengan kinerja negatif Zionis , kami menemukan organisasi-organisasi ini bermalas-malan untuk mengambil tindakan yang seharusnya.

Penasihat politik perdana menteri Palestina ini mengatakan penjajah Israel telah keholangan kredibilitas moral dan kemanusiaan melalui tindak kejahatan yang mereka lakukan terhadap para syuhada Palestina.

Ia menegaskan bahwa "negara" penjajah sebagai sumber ancaman perdamaian sosial dunia dan masyarakat internasional, karena dengan kejahatan ini mereka mengulangi tindakan kejahatan Nazi pada Perang Dunia II.

Sebelumnya saluran dua televisi Israel, menyiarkan sebuah laporan video yang menunjukkan kesaksian rekaman suara ahli patologi "negara" penjajah Israel yang mengakui pencurian kulit dan kornea mata dari mayat-mayat para syuada.

Sumber: http://m.republika.co.id/artikel.php?id=97094&menu=breaking_news

Umum, BeritaDecember 20, 2009 5:16 pm

JAKARTA—Seorang peneliti dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyatakan fenomena meningkatnya aktivitas matahari yang menurut ramalan suku Maya terjadi pada 2012 tidak perlu dikhawatirkan apalagi dihubungkan dengan hari kiamat.

Peneliti astronomi dan astrofisik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) yang baru saja dikukuhkan sebagai profesor riset Indonesia Dr Thomas Djamaluddin Msc, Rabu, menyatakan tidak ada yang istimewa dari fenomena alam 2012 itu karena hanya siklus 11 tahunan meningkatnya aktivitas matahari.

"Fenomena 2012 yang menghebohkan masyarakat lebih banyak berawal dari ramalan suku Maya, bukan berasal dari alasan ilmiah. Kalau kemudian memang ada fenomena 2012 alasan ilmiahnya apa? Tapi yang lebih banyak diungkapkan justru bukan sainsnya," kata Thomas usai dikukuhkan sebagai profesor riset di kantor Lapan Jakarta.

Menurut Thomas, fenomena aktivitas puncak matahari sebelumnya diperkirakan terjadi pada 2011, namun titik minimumnya bergeser sehingga diperkirakan terjadi pada 2012. Namun, sekarang pun ada pergeseran lagi sehingga kemungkinan terjadi pada 2013.

Secara alamiah, tegas Thomas, tidak ada yang istimewa karena itu merupakan siklus 11 tahunan. "Terakhir terjadi pada 1989 kemudian pada 2000, dan nanti 2012 atau 2013 akan terjadi lagi."

Orang kemudian mengkhawatirkan terjadi badai matahari, padahal tidak akan ada badai matahari dahyat yang menimbulkan dampak parah.

Badai matahari pada dasarnya adalah fenomena bumi yang sering terjadi bukan saja saat aktivitas matahari mencapai puncak, tetapi saat aktivitas mulai naik hingga turun lagi tetap ada badai matahari.

Artinya memang frekuensi kejadiannya lebih banyak pada saat puncak. Tetapi, menurut Thomas, kekuatan terbesarnya belum tentu pada saat puncak. Sering kali yang paling kuat justru setelah puncak.

"Katakan puncak yang lalu terjadi di 2000, tetapi aktivitas matahari yang paling besar, yang paling kuat justru terjadi pada 2003," katanya.

Perbincangan fenomena aktivitas matahari ini juga berkembang, yang kemudian dikaitkan lagi dengan seolah-olah akan ada tumbukan komet.

"Itu juga secara astronomi tidak ada buktinya. Tidak ada informasi atau perkiraan akan ada komet besar yang menabrak bumi pada 2012. Kemudian ada lagi yang memperkirakan ada planet Nibiru, padahal planet Nibiru tidak dikenal dalam astronomi," jelas Thomas.

Berbagai perbincangan mengenai fenomena 2012, seperti seolah-olah berdasarkan teori astronomi ada asteroit besar yang akan menghantam bumi, sama sekali tidak punya dasar atau tidak ada alasan astronominya.

"Jadi pada dasarnya kekhawatiran 2012 lebih banyak terkait dengan penafsiran ramalan suku Maya, dan oleh ketua suku Maya sendiri sudah menyatakan bahwa 2012 bukan akhir dan itu hanyalah pergantian item kalender yang biasa," kata dia.

Menurut Thomas, dampak dari badai matahari yang ditimbulkan dari percikan partikel matahari dan menimbulkan medan magnit itu selama ini hanya berdampak pada keberadaan satelit di orbit dan terhadap transformer fasilitas jaringan listrik.

Badai matahari dapat menimbulkan induksi ke fasilitas jaringan listrik sehingga terjadi kelebihan beban dan bisa menyebabkan trafo meledak atau terbakar.


Sampah Antariksa

Dalam orasi ilmiahnya pada pengukuhannya sebagai profesor riset bersama Dr Ir Chunaeni Latief Msc, Thomas juga menyatakan bahwa wilayah Indonesia yang dilalui garis ekuator cukup panjang rentan menjadi tempat jatuhnya sampah antariksa yang sekarang kian banyak.

"Sampah antariksa semakin lama semakin banyak. Yang terpantau oleh sistem jaringan pemantau internasional ada sekitar 13 ribu lebih dan ancamannya bisa mengganggu satelit aktif. Dan salah satunya pernah, sampah antariksa bekas satelit Rusia menabrak satelit aktif karena semakin banyak satelit di antariksa kemungkinan bertabrakan semakin besar," katanya.

Indonesia yang berada di garis ekuator memiliki kemungkinan lebih besar untuk terkena risiko jatuhnya sampah antariksa dibanding kawasan lain. Oleh karena itu Indonesia harus selalu waspada karena berada pada wilayah yang sering dilalui orbit satelit.

Hal itu harus menjadi perhatian Lapan dalam memberikan pelayanan informasi potensi bahaya benda jatuh dari antariksa sehingga kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat dinetraliskan, demikian Thomas Djamaluddin.

Bersama Thomas, peneliti Lapan Dr Ir Chunaeni Latief Msc juga dikukuhkan sebagai profesor riset dalam bidang Opto Elektronika dan Aplikasi Laser. Dalam orasinya ia lebih mencermati kandungan dan efek emisi gas rumah kaca (CO2) dan pemanfaatan instumensi Satklim LPN-1A untuk penelitiannya yang bermanfaat bagi dunia penerbangan, dan kajian pemanasan global.

Sumber: http://m.republika.co.id/artikel.php?id=94861&menu=saintek

Umum, Berita 5:16 pm

TEHERAN—Iran menyatakan berhasil dalam uji tembak rudal jarak jauh, pengembangan rudal Sejil 2, kata laporan televisi negara Rabu, suatu pengumuman yang tampaknya akan menambah ketegangan dengan negara-negara Barat.

Al Alam, televisi satelit Iran berbahasa Arab, mengatakan bahwa rudal Sejil berkemampuan tembak lebih jauh dari rudal Shahab, yang menurut para penjabat Iran di waktu lalu bisa mencapai target 2.000 kilometer, sebagaimana dikutip dari AFP.

Jarak itu bisa mencapai pangkalan Israel dan Amerika Serikat yang ada di Teluk. Uji coba rudal itu dilakukan bersamaan dengan meningkatnya ketegangan atas program nuklir Iran, yang ditakutkan oleh negara-negara Barat bertujuan untuk pembuatan bom atom. Namun Iran membantah tuduhan-tuduhan itu.

Baik Israel maupun AS memerintahkan tindakan militer jika cara diplomasi gagal dalam memecahkan sengketa nuklir Iran itu. Sebaliknya, Iran bersumpah akan melakukan serangan balik, jika kedua negara tersebut menyerangnya.

Sumber: http://m.republika.co.id/artikel.php?id=96488&menu=saintek

Umum, BeritaDecember 16, 2009 9:46 pm

JAKARTA—Wakil Ketua Panitia Angket Kasus Bank Century Gayus Lumbuun berpendapat, pemaparan (presentasi) yang disampaikan pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) makin menjelaskan pelanggaran pada Bank Century. 

"Presentasi pimpinan BPK adalah temuan pelanggaran pada saat dilakukan audit investigasi terhadap Bank Century yang dipilah menjadi sembilan kelompok," kata Gayus Lumbuun di sela rapat konsultasi antara panitia angket dan pimpinan BPK di Gedung DPR, Rabu.

Menurut Gayus, sembilan kelompok pelanggaran yang ditemukan BPK itu telah dipaparkan pada laporan audit investigasi BPK terhadap Bank Century yang telah disampaikan kepada pimpinan DPR, pada 23 Nopember lalu.

Pimpinan BPK, kata dia, menjelaskan dan menegaskan poin-poin dan posisi pelanggarannya sehingga persoalannya saat ini menjadi lebih terang benderang.

Wakil Ketua Panitia Angket Kasus Bank Century Mahfud Siddiq mengatakan, pada presentasi pimpinan BPK sebenarnya tidak ada sesuatu yang baru, tapi hanya mempertegas laporan audit investigasi yang telah disampaikan kepada pimpinan DPR pada bulan lalu.

"Penegasan pimpinan BPK itu menunjukkan terjadi masalah serius yakni pelanggaran aturan perundang-undangan oleh pejabat publik dari institusi BI (Bank Indonesia) dan KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan)," katanya.

Menurut dia, BPK berpendapat agar pelanggaran ini diselesaikan oleh lembaga yang berwenang. Ketua Fraksi PKS DPR optimisnya hal ini bisa diselesaikan karena BPK telah melakukan koordinasi dengan lembaga hukum pada Selasa (15/12) dan panitia angket juga sudah bekerja.

Karena pada kasus ini ada kerugian negara dan indikasi korupsi, katanya, maka lembaga berwenang harus terus bekerja secara cepat. "Sanksi hukum diselesaikan KPK, sanksi perbankan diselesaikan polisi dan jaksa, serta sanksi politik akan diselesaikan panitia angket dalam bentuk rekomendasi," katanya. Panitia angket masih melanjutkan rapat konsultasi pada Rabu malam.

Sumber: http://m.republika.co.id/artikel.php?id=96463&menu=breaking_news

Umum, Berita 9:45 pm

Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hasan Nasrollah, kembali menyampaikan pidatonya yang membuat warga Zionis Israel gemetar ketakutan. Dalam orasinya yang disampaikan pada acara peringatan Pekan Perjuangan dan Hari Ketujuh Syahidnya Imad Mughniyah, beliau mengapresiasi sederet khidmat dan perjuangan komandan Hizbullah ini untuk membela tanah air dan bangsa Lebanon. Imad Mughniyah, yang mempunyai jabatan sebagai Komandan Hizbullah Lebanon, diteror oleh antek-antek Badan Intelijen Rezim Zionis (Mossad) di Damaskus, ibukota Suriah, awal pekan lalu. 

Sayid Hasan Nasrollah di hadapan puluhan ribu warga Lebanon menegaskan, " Dengan gugur syahidnya para pejuang seperti Imad Mughniyah, Israel pada akhirnya akan terhapus meski rezim ini didukung penuh oleh Barat, khususnya AS." Lebih lanjut Sayid Hasan Nasrollah mengatakan, "Kehancuran Rezim Zionis Israel sebagai sebuah realitas sejarah dan sunah ilahi, tak bisa dipungkiri." Ditambahkannya pula, "Kekalahan Israel dalam perang 33 hari, sikap pesimis masyarakat Zionis Israel, perpecahan di kalangan mereka dan kegagalan bertubi-tubi rezim ini dalam menghadapi bangsa Palestina dan Lebanon adalah di antara indikasi kehancuran Rezim Zionis Israel."

Dalam khutbahnya yang disampaikan di pinggiran Beirut selatan, Sayid Hasan Nasrollah, mengungkapkan kegigihan bangsa Lebanon dalam menghadapi agresi Israel. Ketika menyinngung syahidnya Mughniyah, Sayid Hasan Nasrollah mengatakan, "Meski aksi teror Mughniyah merupakan hal yang menyakitkan bagi bangs Lebanon, namun peristiwa ini tak akan membuat bangsa ini lalai untuk terus berjuang melawan Zionis Israel."

Warga Lebanon yang membludak di tempat peringatan Pekan Perjuangan kembali membuktikan loyalitas dan komitmen mereka atas perlawanan terhadap Rezim Zionis. Pekan Perjuangan di Lebanon setiap tahunnya digelar pada bulan Februari. Peringatan ini dihelat dalam rangka memperingati gugur syahidnya para pejuang Hizbullah, termasuk syahidnya Pendiri Hizbullah Lebanon, Sheikh Ragheb, dan Pemimpin kedua Hizbullah Abbas Mousawi.

Pada awal bulan Februari, 1984, Sheikh Ragheb gugur syahid setelah diteror oleh antek-antek Rezim Zionis Israel. Pada tahun 1992, mobil yang dikendarai Abbas Mousawi beserta istri dan kedua anaknya menjadi sasaran serangan helikopter Rezim Zionis Israel. Tragisnya, kejadian tersebut terjadi setelah Abbas Mousawi dan keluarga menghadiri peringatan syahidnya Ragheb. Pada tahun ini, Rezim Zionis Israel kembali melakuan aksi teror yang serupa terhadap Komandan Hizbullah Lebanon, Imad Mughniyah, menjelang peringatan Pekan Perjuangan. Dengan demikian, acara peringatan Pekan Perjuangan tahun ini dibarengkan dengan hari ketujuh syahidnya Imad Mughniyah. Untuk itu, ribuan warga Lebanon yang berjubel menghadiri peringatan Pekan Perjuangan kali ini bukanlah hal yang mengherankan. Lebih dari itu, partisipasi para pendukung Hizbullah dalam acara tersebut yang membludak hingga jalan-jalan menunjukkan konsisten mereka untuk terus berjuang melawan Rezim Zionis Israel yang despotik.

Sumber: http://indonesian.irib.ir/index.php?option=com_content&task=view&id=1309&Itemid=48

Umum, WACANA, Berita 9:44 pm

JAKARTA—Para ulama dan ormas Islam meyakini Peradaban Islam yang pernah ada dan pernah jaya itu akan bangkit kembali dimasa yang akan datang. Untuk membangkitkan hal tersebut diperlukan kesadaran dari berbagai pihak terutama umat Islam dan para ulama itu sendiri.

Seperti kita ketahui peradaban Islam itu pertama kali muncul saat jaman Nabi Muhammad SAW. Pertama kali muncul peradaban tersebut saat sang Nabi hijrah dari Mekkah ke Madinah saat itulah Islam mulai mengalami kejayaan. Saat itu muncul berbagai karya-karya, ide-ide dan konsep kenegaraan.

Berdasarkan hal tersebut, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof Masykuri Abdillah, merupakan salah satu pimpinan ormas Islam yang meyakini peradaban Islam akan bangkit kembali. "Saya yakin akan bangkit kembali," katanya dalam seminar Membangun Peradaban Islam dan Dunia dengan Damai, di Jakarta Islamic Center, Jakarta, Rabu (16/12).

Bangkitnya kembali peradaban Islam tersebut, menurut Masykuri, tentu saja membutuhkan syarat-syarat yang harus dipenuhi. Hal yang paling urgen adalah kesadaran umat Islam terhadap ilmu. "Umat Islam harus tumbuh kesadarannya untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologinya," katanya.

Tak hanya itu, lanjut Masykuri, dengan meningkatnya ilmu pengetahuan tersebut tentu saja akan membangun perekonomian yang baik, sekaligus punya posisi politik yang kuat. "Selama ini kan kita kalah dengan peradaban Barat karena pendidikan kita kalah, ekonomi kalah, didominasi barat," katanya.

Masykuri mengakui untuk membangkitkan kembali peradaban tersebut, dibutuhkan waktu yang lama dan juga harus ada usaha untuk merebutnya kembali. "Yah harus ada kekuasaan ilmu. Kalau kita cepat sadar untuk meningkatkan ilmu pengetahuan maka akan cepat kita mengembalikan peradaban tersebut," tandasnya.

Keyakinan tersebut,imbuh Masykuri, lagi-lagi muncul dari kejayaan masa lalu. Dahulu saja peradaban Islam muncul karena ilmu, belum ada teknologi. Umat Islam juga harus tetap berusaha memberikan kontribusi bagi pembangunan peradban dunia yang adil dan damai, terutama melalui penguatan peran Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Tak hanya umat Islam yang harus berjuang, kata Masykuri, ini juga harus didukung oleh tindakan para ulama. "Tentu saja ulama harus memberikan pencerahan, dakwah ulama harus memberikan support baik ilmu agama maupun ilmu umum. Ilmu pengetahuan umum didorong oleh ilmu pengetahuan agama, begitu juga sebaliknya," ujarnya.

Peradaban Islam yang akan bangkit kembali ini juga diyakini Masykuri bisa berdampingan dengan peradaban barat. Asalkan ada koestitensi berdasarkan mutual respect, mutual understanding dan mutual cooperation. "Ini juga ada persyaratannya, harus menempatkan orang lain sebagai teman. Ini agar Islam dianggap peradaban yang dihormati dan tidak dilecehkan, begitu pula sebaliknya," pungkasnya.

Islam Rusak Karena Ulama Rusak

Sementara itu, Intelektual Muslim, Adian Husaini juga menyatakan keyakinannya bahwa Peradaban Islam yang pernah ada dan pernah jaya itu akan bangkit kembali di masa yang akan datang. Namun, menurutnya kerusakan atau hancurnya Islam itu disebabkan oleh rusaknya para ulama kita.

Adian mengatakan Islam diakui oleh Barat bukan hanya sebagai agama, tapi juga sebagai peradaban. Peradaban Islam itu sendiri bukan hanya ada tapi juga pernah berjaya. Bahkan Islam pernah meraih prestasi tertinggi, yakni Piagam Madina. "Itu merupakan konstitusi negara tertulis pertama, konsesi pertama didunia tentang sistem kenegaraan," katanya dalam seminar tersebut.


Namun sayangnya, imbuh Adian, kebanggaan umat Islam terhadap peradaban Islam sendiri kini sudah hilang. Padahal Islam sudah berhasil membangun manusia-manusia yang luar biasa, pemimpin-pemimpin yang cerdas dan sholeh. "Memang peradaban Barat menang saat ini. Tapi karena kegagalan barat dalam mengatur manusia, maka peradaban Islam akan bangkit," katanya.

Peradaban Islam yang pernah jaya itu rusak tak hanya karena kebanggaan masyarakatnya yang kurang, tapi juga karena ulamanya yang rusak. "Sumber kerusakan adalah ulama yang rusak. Kalau ingin mengembalikan peradaban Islam, kembalikan juga fungsi ulama," tandasnya.

Tak hanya itu, kata Adian, umat Islam juga bisa membangkitkan peradaban Islam dengan ilmu. Selama ini hambatannya adalah problem ilmu. "Kalau gagal conclusion of knowledgenya maka akan kacau," katanya.

Buktinya, kata Adian, saat ini saja, pelajaran agama di tingkat SD, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi masih belum menyentuh peradaban Islam."Kelemahannya adalah pemahaman tentang peradaban islam hilang dan juga kebanggan terhadap peradaban Islam hilang," tandasnya.

Untuk membangkitkan kembali peradaban Islam, dibutuhkan kebakitan ilmu, kebangkitan ulama dan juga kebangkitan Islam. "Kalau tidak bangkit itu semua, maka tidak bisa bangkit peradaban Islam," ujarnya.

Sumber: http://m.republika.co.id/artikel.php?id=96358&menu=breaking_news

Umum, ISLAM, WACANA, Berita 9:44 pm

Sumber: http://swaramuslim.net/berita/more.php?id=5794_0_12_0_m

MEMRI (The Middle East Media Research Institute) adalah lembaga yang kesehariannya melakukan alih bahasa terjemahan Inggris semua film dan media Arab, Iran dan Turki. Lembaga ini juga mempersiapkan analisa mengenai budaya, politik dan agama Timur Tengah. Setiap harinya, berita yang dibuat oleh MEMRI dikirimkan ke media-media Amerika dan Eropa. Satu hal yang patut diperhatikan adalah semua ini dilakukan dengan gratis. Itulah mengapa para wartawan, pimpinan redaksi dan analis menyebut lembaga ini sebagai anugerah ilahi.

Namun para pakar melihat MEMRI sejatinya sebagai mesin propaganda sangat berbahaya dan sangat kompleks yang bertanggung jawab menyebarkan kebencian dan informasi salah ke seluruh dunia. Sebagaimana ditulis oleh majalah Mouood (majalah yang khusus membicarakan masalah Imam Mahdi af) mengutip surat kabar In Focus, peneliti masalah-masalah Palestina dan Israel Profesor Norman G. Finkelstein kepada In Focus mengatakan, “MEMRI menggunakan teknik propaganda yang dilakukan oleh NAZI. Caranya, mereka mengutip informasi yang diinginkannya dari teks dengan tujuan menciderai kepribadian atau politik seseorang yang tidak menyukai mereka.”

Kita dapat mengambil contoh Profesor Halim Barakat, penulis roman dan peneliti di Universitas Georgetown dalam kasus ini. Ia pada tahun 2002 menulis makalah dengan tema Israel yang dimuat dalam koran Al-Hayat, namun ia menurutnya, MEMRI mengambil beberapa hal khusus yang kemudian dipublikasikannya. Barakat menyatakan, “Saya tahu betul bagaimana membedakan Yahudisme dan Zionisme, namun mereka menyelewengkan artikela saya. Mereka hanya mengutip beberapa hal khusus dan berusaha mencitrakannya sebagai pandangan anti Yahudi.”

Selang beberapa waktu Daniel Pipes, analis anti Islam menerjemahkan artikel tersebut dan memanfaatkannya untuk menciderai kredibilitas Universitas Georgetown.

Finkelstein, kritikus kebijakan Israel dan lobi-lobi Amerika pro Israel juga punya masalah dengan MEMRI. Kejadian itu bermula saat ia diwawancarai oleh televisi Lebanon tahun 2006. Tema wawancara waktu itu mengenai “Holocaust dan Bagaimana Israel Memanfaatkannya untuk Membungkam Para Pengritiknya”.

Setelah wawancara tersebut Finkelstein di situsnya menulis, “Baru-baru ini MEMRI mempublikasikan wawancara saya dengan televisi Lebanon mengenai holocaust. Publikasi yang dilakukan MEMRI sedemikian rupa sehingga mencerminkan bahwa saya mengingkari holocaust.”

Tentu saja Finkelstein tidak mungkin dikategorikan dalam orang-orang yang mengingkari holocaust. Karena ayah dan ibunya termasuk orang-orang yang selamat dari peristiwa itu. Dan biasanya dalam membicarakan holocaust ia banyak menukil dari kedua orang tuanya. Namun MEMRI dengan mengedit sebagian besar wawancara tersebut dan menunjukkan pengingkarannya. Dengan menambahkan sebagian pandangan para pengelola MEMRI, wawancara itu tampak menganggap sedikit jumlah orang Yahudi dalam peristiwa holocaust dan bukannya membicarakan masalah Palestina-Israel.

Kecenderungan kuat MEMRI untuk melindungi Israel muncul dari orang-orang dan para simpatisan yang menjamin dan mengelola pembiayaan aktivitas internasionalnya. Lembaga ini dibangun tahun 1998 oleh Yigal Carmon, mantan Colonel Departemen Peperangan Israel Bidang Inteligen yang sebelumnya menjadi komandan sipil Tepi Barat Sungai Jordan dan Meyrav Wurmser, seorang Israel keturunan dan tokoh konservatif garis keras sayap kanan Amerika. Meyrav adalah isteri David Wurmser yang sempat menjadi peneliti di AEI (The American Enterprise Institute For Public Research) yang kemudian menjabat di Departemen Dalam Negeri Amerika di masa John Bolton. Mereka punya kerjasama erat dengan tokoh-tokoh seperti Douglas J. Feith, Elliott Abrams, Richard Perle dan para ideolog sayap kanan yang memproduksi cerita fiktif peran Saddam Hussein dalam peristiwa 11 September.

MEMRI punya sejumlah kantor di Baitul Maqdis, Berlin, London, Washington dan Tokyo. Pada tahun 2006 Carmon mengklaim lembaganya memiliki kantor cabang di Irak.

Lembaga ini menerjemahkan film-film dan berbagai tulisan media ke dalam bahasa Inggris, Jerman, Ibrani, Italia, Perancis, Spanyol dan Jepang.

Pajak yang dikeluarkan MEMRI tahun 2004 menunjukkan penanaman modal dua hingga tiga juta dolar Amerika di lembaga ini yang mayoritasnya ditanggung oleh para donatur dan lembaga-lembaga konservatif. Sementara mereka yang meneliti lembaga ini menyebut angka yang lebih besar dari yang telah disebutkan. Selain Carmon, banyak juga pegawai MEMRI yang berasal dari para ahli yang dahulunya bekerja di Badan Inteligen Israel. Sangat mungkin lembaga ini punya hubungan erat dengan Badan Dinas Rahasia Israel saat ini.

Berdasarkan artikel yang dipublikasikan koran Haaretz tahun 2005, agen-agen Israel menciptakan berbagai isu buatan di media-media Arab kemudian diterjemahkan oleh MEMRI dan diserahkan kepada para wartawan kecil Israel. Oleh karena itu, pertanyaannya adalah berapa persen dari aktivitas MEMRI yang sejatinya menjadi perpanjangan tangan Departemen Peperangan Israel?

Pertanyaan Haaretz ini sangat menggelitik Profesor John Cole yang membuatnya menulis seperti demikian, “Seberapa tingkat pemahaman kita mengenai “terorisme Hizbullah” dan “sumber-sumber berita Arab” yang kenyataannya produksi pabrik cerita Tel Aviv?

Wartawan dan editor Middle East tahun 2000-2007 Guardian Brian Whitaker menilai MEMRI sebagai mesir propaganda.

Wali Kota London Ken Livingstone menuduh MEMRI melakukan pemutarbalikan fakta transparan dan mantan Director of Intelligence Program For The United States National Security Council (NSC) Vincent Cannistraro menulis, “Metode yang mereka pakai sangat selektif dan aktivitas mereka mempropagandakan politik sayap kanan ekstri Likud.”

Sesuai dengan gaya khasnya yang blak-blakan, Norman G. Finkelstein menulis, “MEMRI merupakan tulang punggung militer Israel di bidang propaganda. MEMRI menjadi media utama sumber berita dunia Arab. MEMRI begitu dipercaya sama seperti informasi Julius Streicher, politikus NAZI yang begitu dipercaya dunia Yahudi.”

Profesor John Cole dalam sebuah email yang dikirimkan kepada surat kabar In Focus menyebut MEMRI sebagai organisasi propaganda sayap kanan-zionis yang kegiatannya mempropagandakan pemikiran mereka lewat pilihan mereka dalam menerjemahkan.

Sejatinya MEMRI mencitrakan dunia Arab punya keinginan buruk dan tolol yang hampir keseluruhannya dibangun dari fundamentalisme fanatik. Setiap peristiwa yang mampu menunjukkan rakyat Timur Tengah sebagai orang gila, pemicu kebencian dan bengis harus diterjemahkan dan dipublikasikan. Sementara setiap kejadian yang mencitrakan mereka jenius, potensial dan patut diacungi jempol harus ditutup-tutupi.

MEMRI mengklaim meliput seluruh kalangan reformis Arab, namun mereka yang benar-benar mengikuti aktivitas lembaga ini mengetahui betapa MEMRI tidak pernah memasukkan nama-nama para tokoh yang menonjolkan Islam dan budaya Arab menjadi sangat menarik. Begitu juga MEMRI tidak akan meliput berbagai masalah terkait kesulitan rakyat Palestina, para penentang Israel, orang-orang muslim moderat, para pemeluk Kristen di negara-negara Arab atau gerakan-gerakan yang menentang tembok pemisah di Palestina pendudukan.

Satu pertanyaan menarik diajukan koran In focus kepada Yigal Carmo, “Mengapa MEMRI tidak banyak memuat berita mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi di Israel? Carmo menjawab, “Sekitar 80 persen berita-berita ini ada dalam bahasa Inggris.” Ditanya lebih lanjut, “Lalu mengapa dalam beberapa pekan anda tidak membeli sejumlah berita-berita tersebut dan tidak mempublikasikannya, sehingga ada gambaran yang lebih adil mengenai Timur Tengah? Carmon menjawab, “Kemungkinan hal ini ilegal.”

Masih dari wawancara tersebut, ditanyakan pula mengenai copy right. Mengapa MEMRI menjadikan seluruh berita yang diterjemahkan menjadi miliknya, padahal mayoritasnya ditulis oleh para penulis Arab? Carmon menjawab, “Jelas itu milik kami dan memiliki copy right. Ketika kami menerjemahkan sebuah berita dari bahasa lain, maka karya terjemahan itu menjadi milik kami. Karena kami yang melakukannya.”

Demi menemukan keyakinan terkait apa yang disampaikan Yigal Carmon, koran In focus menelusuri kebenaran masalah ini lewat pandangan New York Times. Seorang pegawai bidang copy right New York Times yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, “Bila kalian menerjemahkan sebuah karya dari New York Times, berita itu masih menjadi hak milik kami. Karena kami yang memproduksinya.”

Ketika dalam menerjemahkan sebuah kalimat bahkan sebuah kata seperti perang dan perdamaian, di sini masalah menjadi pelik dan poin-poin sekecil apa pun menjadi penting.

Pertanyaannya, apakah kita bisa mempercayai seorang penerjemah MEMRI?

Berdasarkan pendapat para analis, selama tidak dimulai penerjemahan berita-berita berbahasa Ibrani mengenai penyiksaan terhadap tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, MEMRI tidak akan meliput berita Timur Tengah secara apa adanya.

Profesor Norman G. Finkelstein berkata, “Saya tidak percaya. Lebih baik sejak awal kita berasumsi bahwa setiap berita Timur Tengah yang diterjemahkan MEMRI tidak dapat dipercaya.”[islammuhammadi/sl]

Saleh Lapadi: Wartawan IRIB, Pengamat Timur Tengah
Silahkan buka situs MEMRI: http://www.memri.org