Kumpulan Artikel

TIPS DAN TRIK, KOMPUTER DAN INTERNETMay 25, 2007 7:06 am

Bagi sebagian orang, wallpaper dijadikan sbg penghias tampilan desktop komputernya. Ada pula yg menganggapnya sbg hiburan. Klo anda termasuk orang yg cepat sekali bosan dan kebetulan memiliki banyak sekali koleksi wallpaper yg bagus, maka tips berikut ini mungkin akan sedikit membantu anda mengurangi rasa bosan yg sering menimpa.

Memang, klo kita harus mengganti tampilan desktop wallpaper kita setiap hari (atau bahkan mungkin tiap bbrp menit sekali), pastilah hal itu akan membuang-buang wkt saja. Padahal ada cara yg bisa ditempuh agar hal itu dpt dilakukan dgn lebih cepat dan klo berhasil, anda hanya akan membutuhkan satu kali klik saja utk merubah wajah desktop wallpaper anda.

Kali ini kita akan memanfaatkan fitur multiple desktop yg tersedia pd window manager yg digunakan oleh hampir seluruh distro GNU/Linux, yaitu KDE alias K Desktop Environtment.

Tertarik…..langsung saja ikuti bbrp langkah ini:

1.Loginlah ke linux anda dan kemudian pilihlah session KDE.

2.Klik kanan desktop anda dan pilih Configure Desktop…..

3.Pada kolom sebelah kiri klik Multiple Desktops.

4.Naikkan angka pd Number Of Desktops dgn angka sesuai selera and (dlm contoh kali ini penulis memilih nilai 8) .

5.Kemudian klik apply utk menyimpan perubahan.

6.Masih di kolom sebelah kiri, klik Background.

7.Di bagian Setting for desktop pilihlah Desktop 1.

8.Berilah tanda centang pd radio botton Picture kmdn tentukan file gambar yg ingin anda jadikan wallpaper.

9.Ulangi langkah ke-7, namun dengan memilih Desktop 2. Ulangi pula langkah ke-8 utk memilih file gambar dan seterusnya hingga Desktop 8.

10.Setelah semua desktop memiliki wallpaper-nya masing2, langkah selanjutnya adalah klik OK utk menyimpan perubahan yg telah anda buat.

11.Sekarang di Panel (klo di Windows namanya taskbar) linux anda telah terdapat angka 1 sampai dengan 8 yg mewakili masing2 desktop.

12.Klik angka 6 utk berpindah ke desktop nomor 6 beserta wallpaper-nya. Anda akan melihat bahwa desktop wallpaper anda akan berubah dlm hitungan detik bukan?

13.Klik angka yg lain utk melihat-lihat wallpaper yg lainnya.

14.Klo ingin melihat gambar apa aja dari desktop 1 hingga desktop 8 dlm bentuk preview, anda bisa melakukan klik kanan pd salah satu angka kemudian pilih Launch Pager.

15.Secara otomatis akan muncul kotak dialog beserta preview tampilan desktop wallpaper dari masing2 desktop.

16.Utk memperbesar tampilan preview anda bisa mengarahkan kursor ke pojok kotak dialog hingga kursor berubah bentuk menjadi anak panah arah diagonal. Geser kursor utk menentukan besar preview yg anda inginkan.

17.Klik tanda X utk keluar dari Launch Pager .

18.Utk mengembalikan jumlah desktop, ulangilah langkah ke-2 hingga langkah ke-4. Akan tetapi, pd langkah ke-4 naikkan angka anda ganti dgn menurunkan angka menjadi angka yg lebih rendah.


Gimana…mudah bukan? Masih bosan juga? Ya, ini cuman sedikit tips, semoga anda bisa menemukan cara lain utk mengurangi kebosanan:). Selamat bereksplorasi dan semoga artikel ini bermanfaat!

TIPS DAN TRIK, KOMPUTER DAN INTERNET 7:04 am

Seperti telah kita ketahui bersama bahwa splash screen adl. semacam window yg muncul sebelum kita memasuki desktop KDE maupun GNOME. Splash screen memuat informasi services apa yg sedang di-load dalam bentuk grafik yg disertai tulisan yg dinamis.

Sering kali splash screen yg kita miliki memiliki tampilan yg lumayan menarik dan kita ingin agar teman-teman atau orang lain dpt melihatnya. Cara termudah adalah mengajak teman kita tersebut ke rumah kita dan disuruh melihatnya sendiri ketika splash screen tsb sedang “beraksi”. Itu klo teman kita adalah orang yg tinggalnya dekat dengan kediaman kita. Lalu bgmn klo teman kita berada jauh di luar kota bahkan di luar pulau. Apakah kita juga akan memintanya datang ke rumah kita hanya utk melihat splash screen? Tentu saja tdk bukan!

Untuk itulah kita bisa memanfaatkan fasilitas di window manager KDE yaitu KSnapshot , yg bisa kita pergunakan utk men-capture apa yg ada di layar desktop kita, termasuk splash screen sekalipun. Lho, gmn cara meng-capture splash screen? Bukankah saat splash screen beraksi, kita belum berada di lingkungan desktop KDE? Nah, untuk itulah penulis akan membeberkan sedikit tips utk melakukan hal itu. Kesempatan kali ini penulis menggunakan distro PCLinuxOS 2006 sebagai kelinci percobaan.

Berikut ini langkah-langkahnya yg bisa ditempuh:

1.Aktifkanlah KDE Control Center dengan menelusuri KMenu> Configuration> KDE Control Center. Tiap distro mungkin memiliki urutan yg berbeda.

2.Klik LookNFeel pilih Splash Screen atau ketik “splash sc” (tdk perlu lengkap jg tdk apa-apa) pd kotak Search lalu double klik pd Result.

3.Manapun pilihan yg anda lakukan, hasilnya akan sama saja jadi tdk usah bingung.

4.Stlh itu klik splash screen yg ingin anda tangkap dgn KSnapshot.

5.Segera aktifkan KSnapshot melalui KMenu> Multimedia> Graphics> KSnapshot.

6.Setting KSnapshot agar meng-capture stlh 5 detik (atau berapapun terserah anda asalkan jangan terlalu lama krn splash screen-nya nanti keburu selesai) pd bagian Snapshot Delay dan segera klik New Snapshot.

7.Kembali lagi ke KDE Control Center kmdn klik Test.

8.Tunggulah bbrp saat sesuai dengan pilihan yg telah anda tentukan tadi.

9.Utk menghentikan preview splash screen anda bisa mengklik sembarang tempat di layar.

10.Setelah KSnapshot berhasil menangkap splash screen, anda bisa menyimpannya sebagi file PNG, JPEG, BMP atau yg lainnya.


Setelah berhasil, kini anda bisa mengirimkannya kpd teman atau saudara anda yg berada di belahan bumi manapun tanpa perlu mengundangnya ke rumah (lewat email tentunya). Kirimi saya jg dong klo anda berkenan:)

TIPS DAN TRIK, KOMPUTER DAN INTERNET 7:02 am

Ubuntu Mungkin lebih terkenal daripada saudaranya sendiri yaitu Kubuntu. Kedua distro yg berbasis Debian ini sebenarnya kembar (klo tdk mau dikatakan sama), hanya saja window manager yg disandangnya berlainan. Ubuntu hadir dgn balutan GNOME sedang Kubuntu, sesuai namanya yg diawali “K”, anda semua pasti sudah tahu?

Di antara anda semua, pastilah ada yg pernah mencoba-coba menggunakan Kubuntu ini baik krn penasaran maupun krn udah bosen dgn Ubuntu yg itu-itu aja. Ketika pertama kali mencoba Kubuntu, anda akan melihat bahwa tiap kali anda menjalankan suatu aplikasi tertentu—bahkan semua aplikasi, maka di KMenu tdk akan menampilkan shortcut aplikasi yg baru saja anda jalankan tsb.

Tentu saja, akan lebih mudah dan lebih efisien klo ketika anda klik KMenu sekali, shortcut aplikasi yg dimaksud langsung keliatan shg tinggal diklik aja. Anda tak perlu lagi buang-buang wkt hanya utk menelusuri submenu yg tersedia di KMenu.

Klo anda tertarik utk mencoba hal ini, perhatikan baik-baik tips berikut ini!

1.Klik KMenu> System Settings. Pilih Panel pd bagian Personal.

2.Stlh itu klik menu Panels.

3.Di menu bagian kanan pilih KMenus.

4.Telusuri menu di bawahnya lagi hingga anda menemukan Quick Start Menu Items.

5.Beri tanda pd radio botton Show the applications most recently used.

6.Anda bisa menentukan jumlah shortcut yg akan ditampilkan dengan mengganti angka pd Maximum number of entries sesuai keinginan anda.

7.Klik apply utk menyimpan perubahan yg telah dilakukan.

8.Kembalilah ke KMenu dan kini cobalah utk membuka bbrp aplikasi yg anda inginkan.

9.Setelah bbrp aplikasi tsb terbuka kembali lihat KMenu.

10.Anda akan melihat muncul menu baru yg bernama Most Used Applications yg dibawahnya terdapat shortcut aplikasi yg baru saja anda buka.

Nah, sekarang pekerjaan anda menjadi lebih cepat selesai krn anda tak perlu bolak balik menelusuri KMenu hanya utk menemukan sebuah shortcut aplikasi. Tinggal klik KMenu dan klik satu kali lagi utk membuka aplikasi. Mudah bukan? Selamat bereksplorasi dan semoga artikel ini bermanfaat!


TIPS DAN TRIK, KOMPUTER DAN INTERNETMay 14, 2007 4:19 am

Memiliki banyak akun e-mail mungkin menjadi suatu hal yang sangat umum di masa-masa sekarang ini. Apalagi sekarang banyak bertebaran e-mail gratisan dg kapasitas inbox yg lumayan gedhe (rata-rata sih udah lebih dari 300an MB, bahkan 1000 MB atau lebih udah ada). Tiap kali akan login ke salah satu akun email tsb, pasti anda harus mengetikkan alamat situsnya satu demi satu dan kmdn baru login. Sangat repot bukan klo anda musti mengetik satu per satu, padahal waktu anda sangat berharga.

Bukankah lebih enak klo anda hanya perlu mengetikkan satu alamat situs saja dan semuanya sudah ada di sana. Anda tinggal gunakan kombinasi Ctrl + Klik (di mozilla firefox)atau Shift + Klik (di opera) utk membuka situs tsb di tab yg baru. Utk itulah anda bisa memanfaatkan blog yg telah anda miliki.

Kita coba sekarang yuk:

  1. Loginlah ke blog anda seperti biasanya atau klo belom punya ya daftar dulu ke penyedia blog gratisan spt blogger, blogsome, wordpress, blog.co.uk, tblog, blogeasy ato yang lain.

  2. Buat posting baru dengan menklik link write atau link lain yang mewakili krn tiap blog bisa aja berbeda.

  3. Judul blog terserah anda.

  4. Isilah blog anda dengan URL situs akun e-mail yang anda gunakan. Sebagai contoh:

            # LUG.OR.ID

            # INFOLINUX.OR.ID

            # LUGI.OR.ID

            # Bozz Mail 

            # Walla!Mail 

            # Plasa Mail 

            # GMail 

            # Rediffmail 

            # Lycosmail 

            # Lycos.co.uk 

            # Matrix-centro 

Sebagai langkah terakhir, publish-lah blog anda tsb. Lain wkt klo anda akan mengecek semua e-mail yg anda miliki, tinggal buka blog anda kmdn klik link-link yg telah dibuat tadi. Selamat mencobanya

REFLEKSIMay 10, 2007 4:13 am

Jejak langkahnya sebagai pejuang gigih, politisi andal, dan guru besar bangsa sudah diakui sejarah. Namun, sebagai pribadi yang keras tapi lembut, ayah yang demokratis, peminat wayang, dan penggemar barang bekas, nyaris tak banyak orang tahu; seperti halnya nama Ki Hajar Dewantara yang awalnya ternyata sekadar kelakar. Sri Batara Kresna dalam lakon Kresna Muksa mengatakan, hidup ibarat sebuah perjalanan dan pendakian. Oleh Ki Hajar Dewantara ditambah dengan pengertian, hidup dan mati seperti halnya sukses dan kegagalan. Tak perlu ditakuti namun harus dimengerti, supaya tak selamanya kita dikuasai dan menjadi budaknya. Setelah mengerti hakikat keduanya, kita akan menguasai dan menjadi tuan atas kenyataan yang ada. Dengan filosofi itulah Ki Hajar menjadikan hidupnya sebagai litani perjuangan penuh cita-cita sampai di senja hari tua. Bahkan kontrak sosialnya dengan bangsanya nyaris tak menyisakan ruang bagi kepentingan pribadi dan keluarganya. Ini dibenarkan oleh salah seorang putranya yakni Bambang Sokawati dalam bukunya Ki Hajar Dewantara, Ayahku (Pustaka Sinar Harapan, 1989). Dalam buku tersebut terungkap beragam pengalaman dan pertaruhan yang harus dibayar oleh anak-anak dan istrinya dalam mendampingi perjuangan Ki Hajar. Semasa hidupnya, Ki Hajar melarang anak-anaknya menulis biografinya karena nanti dianggap tidak akan jujur dan subyektif. Bagi Ki Hajar, setiap orang berhak berbeda pendirian, sikap, dan penilaian dengan yang lain tentang dirinya. Padepokan Tamansiswa yang didirikan 3 Juli 1922 dan terus diperjuangkan dari ancaman pemerintah kolonial, akhirnya juga diwariskan kepada generasi penerusnya untuk dapat dimanfaatkan siapa pun yang memerlukan. Sejak 2 Mei 1970, rumah tinggalnya di Yogyakarta dihibahkan sebagai Museum Dewantara Kirti Griya. Kepada keturunannya ia meminta tak usah mengutik-utik semua yang ditinggalkan di Tamansiswa. Keyakinan atas nilai demokrasi, membuat Ki Hajar menentang usaha pengkultusan dirinya. Dalam surat kepada Gubernur Jenderal de Jonge tertanggal 26 oktober 1932, ia sempat menuliskan tentang Tamansiswa sebagai berikut, "Gambar saya misalnya, tak boleh dipajang di mana pun. Pertama, batin saya tak menghendaki penghormatan atas gambar saya. Darinya akan timbul dampak yang tidak baik. Kalau kalian mendewa-dewakan saya, habislah Tamansiswa sesudah saya mati." Sikap ini pun tercermin dalam pesan kepada anak dan istrinya untuk tidak menaburkan bunga kantil di atas pusaranya. Bukan lantaran tak suka, melainkan karena Ki Hajar tidak sependapat dengan arti simbolik nama bunga tersebut. Dalam Bahasa Jawa, kanthil berarti lengket atau nempel. Ada unsur ketergantungan atau ketidakmandirian. Nah, larangan itu sebenarnya bermakna pada keinginan Ki Hajar menanamkan prinsip hidup mandiri. Agar tidak terjadi kultus individu terhadap dirinya. "Aku hanya orang biasa yang bekerja untuk bangsa Indonesia dengan cara Indonesia. Namun yang penting untuk kalian yakini, sebagai pejuang sampai menjelang ajal, sesaat pun aku tak pernah mengkhianati tanah air dan bangsaku, lahir maupun batin. Aku tidak pernah mengkorup kekayaan negara. Aku bersyukur kepada Tuhan yang telah menyelamatkan setiap langkah perjuanganku." Demikian ujar Ki Hajar kepada para putranya untuk menjelaskan kepada masyarakat siapa dirinya sebenarnya. (dikutip dari http://www.indomedia.com/intisari/) Dari petikan kisah kehidupan Ki Hajar Dewantara di atas maka dapat kita ketahui bahwa beliau juga memiliki hal-hal yang sejalan dengan Islam seperti melarang adanya kultus individu yang bisa-bisa menyebabkan seseorang dianggap sebagai ‘’tuhan’‘. Selain itu, sikap beliau yang anti terhadap korupsi sudah sepantasnyalah diikuti oleh para pemimpin negeri ini. Selain itu, beliau juga memiliki sikap yang mandiri dan berusaha menanamkan kemandirian itu kepada anggota keluarganya. Hal ini sesuai dengan ajaran islam yang menerangkan bahwa kita harus menjadi umat yang mandiri, tak bergantung kepada bangsa lain. Hanya kepada Allah-lah kita sepatutnya bergantung dan meminta pertolongan. Dalam sebuah hadiist disebutkan bahwa mukmin yang kuat lebih disukai oleh Allah daripada mukmin yang lemah, meski pada keduanya ada kebaikan. Sikap mandiri ini penting kita miliki sebagai seorang mukmin karena memang Rasulullah SAW telah mengajarkannya kepada kita. Kemandirian ini mutlak harus dimiliki baik dalam bidang keilmuan, politik, ekonomi, maupun budaya. Sekarang ini bangsa kita sedang berada dalam kondisi yang sangat bergantung pada bantuan barat sehingga segala kebijakan yang dimiliki oleh pemerintah kita seakan-akan ‘’disetir’’ oleh pihak yang memberikan bantuan tsb. Melihat hal ini tentu saja kita sebagai mukmin tak bisa tinggal diam. Lalu apa yang dpt kita lakukan untuk mengatasi hal ini? Ya, memang susah sih jawaban dari pertanyaan ini. Namun paling tidak untuk saat ini kita harus mulai dari diri kita sendiri untuk menjadi pribadi yang mandiri. Insya allah kalau semua berlaku demikian, pertolongan Allah akan segera datang.